Blogroll

Golkar Berpotensi Terbelah Menjadi Tiga


Posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Lampung Arinal Djunaidi sepertinya belum aman dalam menggunakan perahu Partai Golkar. Hal ini karena belum solidnya dukungan dari internal Golkar terhadap calon gubernur (cagub).
Partai beringin ini bahkan terancam terbelah tiga. Masing-masing kubu mendukung Arinal Djunaidi, Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Lampung M. Alzier Dianis Thabranie, bahkan Ketua DPW Partai NasDem Lampung Mustafa.
Terbelahnya suara Golkar lantaran calon yang bakal maju sama-sama terkait dengan Golkar. Arinal saat ini menjabat ketua DPD I dan mau tak mau menjadi simbol partai. Sementara, Mustafa merupakan kader terbaik Golkar yang berhasil menjadi bupati. Sebelumnya, Mustafa juga menjabat ketua Golkar Lamteng. Sedangkan, Alzier adalah mantan ketua DPD Golkar Lampung yang sudah mengakar.
Sinyal Golkar terbelah ke Mustafa belakangan mulai terlihat. Bupati Lamteng itu mendapatkan dukungan dari politikus asal Partai Golkar Miswan Rody. Anggota DPRD Lampung ini secara gamblang menyatakan dukungannya kepada Mustafa sebagai cagub.
’’Saya tahu persis bahwa suara Golkar adalah suara rakyat. Kalau memang benar suara Golkar adalah suara rakyat, saat ini suara rakyat menghendaki Mustafa sebagai gubernur,” tandas Miswan belum lama ini.
Menanggapi dukungan itu, Mustafa sedikit berkomentar. ’’Itu kan hak semua manusia. Banyak juga kader partai lain yang sudah menyampaikan dukungan ke saya,” kata Mustafa kepada Radar Lampung, Selasa (20/6).
Sebelumnya, kepada wartawan di Universitas Lampung, cagub yang mengusung program KECE ini mengatakan, dirinya juga berencana mendaftar ke penjaringan cagub dari Golkar setelah Idul Fitri.
’’Nggak masalah, daftar-daftar aja. Kita dekat dengan Golkar, Golkar yang dulu maupun yang sekarang. Bang Alzier (ketua Golkar yang lama) dekat, juga yang dengan sekarang (Ketua Golkar saat ini Arinal Djunaidi). Tapi Bang Alzier nyalon, yang sekarang nyalon, ya nggak apa-apa. Kita lihat situasinya,” papar bupati yang terkenal dengan program Ronda ini, Senin (19/6) lalu.
Sementara, kubu Alzier juga siap merebut rekomendasi Golkar. Tim pemenangan Alzier, Iberahim Bastari, mengklaim sebagian besar kader Golkar masih setia kepada Alzier. Namun, dia enggan membocorkan dukungan tersebut.
’’Jangan dong dibuka, nanti dibejekin (dihancurkan, Red) mereka. Pastinya banyak pengurus yang masih berhubungan. Intinya masih banyak (yang mendukung), baik di (kepengurusan) DPD II maupun PK (pimpinan kecamatan) serta pimdes (pimpinan desa),” kata Bang Ibe –sapaan akrabnya– kemarin.
Golkar Berpotensi Terbelah Menjadi Tiga Golkar Berpotensi Terbelah Menjadi Tiga Reviewed by pastibisa on Juni 21, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.